Jumat, 21 November 2025

Kalimat Menggetarkan dari Ustad Asy-Syahid Muhammad Zaki Hamad

Berkata Al-Ustadz Asy-Syahid Muhammad Zaki Hamad rahimahullah semoga Allah memberikan manfaat ilmunya bagi dirinya dan kaum muslimin dalam Kata Pengantar Kitabnya Di Bawah Panji Thufan Al-Aqsha:

  1. Demi Allah sungguh benar-benar kita sangat berduka atas setiap pemuda yang terbunuh, pada setiap rumah yang dihancurkan, namun kita memiliki keterbatasan umur. Maka kita harus sungguh-sungguh menyiapkan setelah kita katibah-katibah (brigade) yang tidak gentar menolong al-haq. Aku memohon pada Allah menjadikan Katibah Al-Qassam ini kebaikan.
  2. Demi Allah, seandainya orang-orang yang menyerupai alim ulama berteriak dengan seribu fatwa, publikasi, perincian dan pemahaman fikih, semua itu tidak akan memadharatkan dikarenakan kita telah melihat al-haq dengan ainul yaqin, dan apa yang akan aku sampaikan nanti adalah perkara yang akan menenangkan hati dan melapangkan dada.
  3. Sungguh darah mulia di Gaza adalah suluh kehidupan bagi umat ini, walau sekarang kita belum melihatnya namun generasi mendatang akan menyaksikannya atas izin Allah.
  4. Kami memperbarui janji kita pada Al-Quran Al-Karim. Kitab Agung inilah yang selalu membersamai kami sepanjang jaulah yang agung. Al-Quran inilah yang memanajemen marakah (pertempuran) sejak permulaan awal. Kami memperbarui janji pada Al-Quran bahwa sesungguhnya ia ruh dan kehidupan kami. Allah ta’ala berfirman: “Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh (Al-Quran) dari perintah Kami. Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al-Quran) itu dan tidak pula mengetahui apakah iman itu.” Sedang orang yang tidak ada sesuatu dari Al-Quran maka itu seperti rumah yang roboh. Sebab itu janganlah kalian memutus perjanjian dengan Al-Quran wahai muslim, janganlah memutus tali Allah yang terentang dari langit sampai bumi.
  5. Dunia ini akan sirna, dan kita akan bergembira dengan segenap suka cita di janah insya Allah, kita akan saling berpelukan, kita akan bergantian memberikan selamat bahwa Allah telah menerima kesabaran kita dan Allah mengganti kesabaran tersebut dengan Firdaus yang tinggi. Setiap lapar yang kita rasakan akan digantikan oleh Allah tabaraka wa ta’ala dengan minuman Salsabila. Sedangkan musuh-musuh kita akan menikmati santapan yang membuat tenggorakan tercekat serta azab teramat pedih.

Terjemahan Di Bawah Panji Thufan Al-Aqsha 1

Penulis: Ustadz Muhammad Zaki Hamad rahimahullah
Penerjemah: Zen Ibrahim hafizhahullah

Ikuti update project penerjemahan kami di Pustaka Qolbunsalim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar